buletinomahkayu

Senin, 29 Juli 2013

Bulan Ramadhan 1434 Hijriah telah tiba. Di bulan suci ini umat Islam menjalankan ibadah puasa sebagai bentuk perlawanan terhadap hawa nafsu. Umat muslim di Indonesia telah mengembangkan berbagai tradisi unik di bulan Ramadhan seperti ngabuburit, buka puasa bersama, ta’jil, dan tadarus. Hal tersebut terus mengakar hingga kini.

Bulan Ramadhan telah memberikan pengaruh terhadap trend fashion. Banyak muslimin mengenakan busana hijab di bulan ini. Apalagi berbagai modifikasi jilbab telah berkembang demikian pesat sehingga pemakai jilbab tetap mampu tampil fashionable dan modis.

Pada edisi kali ini, Omah Kayu Buletin (OKB) sengaja mengangkat tema hijab sebagai cover utama. Bertempat di Omah Kayu Studio – Jl. Kahendran No. 159, Magersari, Magelang pemotretan berjalan dengan lancar dan penuh canda tawa. Pada pemotretan tersebut, hadir pula Wisnu dan Verdian ikut mengeksekusi.

Suasana pemotretan berjalan sangat cair karena antara model ( Andra dan Katrin), team OKB, dan Chintya Apriliani sebagai make up artist telah saling mengenal sebelumnya. Untuk pemotretan kali ini, Chintya sengaja menyajikan balutan hijab yang fun, santai, dan ceria. Dengan kombinasi jilbab dominasi pink dan make up yang full colour, Andra dan Katrin tampak cantik berpose di depan kamera. Sesekali Faies sebagai main fotografer melontarkan humor untuk mencairkan suasana.
Andra dan Katrin mengaku senang dengan session pemotretan kali ini. “ Terus terang kami sangat senang karena ini pengalaman baru kami. Awalnya kikuk tapi akhirnya relaks dan terbiasa karena di bantu oleh team Omah Kayu”, tutur karyawan Gardena itu kompak.

Busana Hijab koleksi pribadi Chintya Apriliani sangat cocok dikenakan Andra dan Katrin. Untuk pemotretan kali ini, Chintya dibantu oleh Mimi Ery. Jemari mereka sangat cekatan memoles wajah Andra dan Katrin. Ide modifikasi kerudung dan accesories dari Chintya dan Mimi mampu menciptakan kombinasi packaging hijab yang elegan dan fun.

“Session seperti ini menjadi ajang kreasi bagi saya. Melalui pemotretan saya mampu menyalurkan kreatifitas untuk berekspresi”, ungkap owner Chintya Make Up & Wedding ini dengan mata berbinar. Senyum simpul yang menghias bibirnya menyiratkan Chintya puas dengan sesi pemotretan kali ini.
Senada dengan Chintya, Mimi mengaku senang bisa ikut terlibat dalam pemotretan. Sayangnya, Mimi harus segera meninggalkan studio lebih awal karena ada kegiatan lain.

Akhirnya, team OKB mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga puasa di bulan Ramadhan kali ini berjalan dengan lancar dan memberikan berkah. *pandu

Talent           : Andra Setiyaningsih, Katrin Widiarti
Make Up        : Chintya Make Up & Wedding
                      Kwancen No. 10, RT. 03, RW. 01
                      Bandongan, Magelang
Wardrobe      : Chintya Apriliani
Fotografer     : M. Faies & Omah Kayu Team
Lokasi           : Omah Kayu Studio
Data Teknis   : Kamera: Canon EOS 5D Mark II
  Lensa : Canon 70-200 mm F 2.8 L Usm
  f-stop : f/9
  Speed : 1/100
  Iso     : 200
Terima Kasih Kepada Mimi Ery atas supportnya

OMAH KAYU BULETIN
Pimpinan Redaksi     : Pandu Wedha Kusuma
Editor                      : Irwanadi Churrochman
Reporter                  : Eko Agus P, Taufik Hidayat
Fotografer                : Mukhammad Faies
Grafis                      : Nunung Mustakim Rifai
E – Buletin               : Verdian Ade Primanta
Keuangan & Promosi : Wisnu Budi Sulistianto
Sirkulasi                  : Catur Adi Junawan
Alamat Redaksi        : Omah Kayu Studio, Jl. Kahendran No. 159, Magersari, Magelang

Kamis, 25 Juli 2013

Batik sebagai warisan budaya terus maju dan berkembang. Terlebih setelah tahun 2009 lalu UNESCO menetapkan abtik sebagai warisan budaya asli Indonesia, seluruh daerah berlomba menciptakan batik sesuai dengan identitas daerah masing – masing. Tak terkecuali di Magelang, beberapa tahun belakangan banyak bermunculan pengrajin yang berbasis di kampung – kampung menciptakan desain batik khas Magelang yang pada akhirnya motif batik ciptaannya diberi nama sesuai nama kampung mereka seperti Batik Bayeman (bermotif sayur bayam), Batik Jagoan (bermotif ayam jago), Kemirirejo (bermotif buah kemiri), dan lain sebagainya.

Dalam rangka HUT Kota Magelang ke 1107 dan untuk menggairahkan batik Magelangan, pada tanggal 17 Maret 2013 lalu Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Magelang menyelenggarakan pemilihan putera puteri batik Magelangan di Bakorwil Kedu – Surakarta, Jl. Diponegoro Kota Magelang. Acara yang dibuka oleh Walikota Magelang itu berlangsung sangat meriah dan diikuti oleh ratusan peserta.

Saat ditemui ditengah acara, Kepala Disporabudpar Kota Magelang, Suko Tricahyo menjelaskan, “perlombaan yang baru pertama kali digelar ini bertujuan agar batik hasil produksi warga Kota Sejuta Bunga ini dikenal luas oleh masyarakat. Yang penting juga agar masyarakat Magelang lebih mencintai produk batik lokal yang tidak kalah bagusnya dengan daerah lain”.

Kasi Promosi Penyuluhan dan Kerjasama Bidang Pariwisata Disporabudpar, Indri Astuti menambahkan, “Hampir setiap kecamatan ada yang memproduksi batik dengan ciri khas masing – masing seperti si Kampung Ringin Anom, Tuguran, Kebonpolo, Karet, Jagoan, Kliwonan, Bodongan, Cacaban dan lain sebagainya. Jangan sampai masyarakat Magelang tidak mengetahui produk kita sendiri. Walaupun Kota Magelang kecil, tapi memiliki potensi pariwisata dan ekonomi yang besar”.
Pada acara pemilihan putera puteri batik Magelangan tersebut digelar pula stand batik dan demo pembuatan produk batik tulis Magelangan. Saat ditemui, Kelik, salah satu pengrajin batik dari Tidar menjelaskan, “Acara semacam ini sangat perlu diadakan karena menjadi ajang promosi para pengrajin batik. Saya berharap dengan acara – acara seperti ini nantinya akan menumbuhkan rasa kecintaan masyarakat terhadap Kota Magelang sehingga pariwisata dan ekonomi Magelang makin tumbuh dan berkembang”, ujarnya.

Bertindak selaku juri dalam acara ini Renata Kholis (perias), Tatok Prihasmanto (designer), dan Kevin (koreografer). Pemenang selain memperoleh trophy dan uang pembinaan, nantinya juga akan dilibatkan dalam event – event promosi pariwisata Kota Magelang.
Banyak event diadakan, namun tidak semuanya dapat berjalan dengan baik dan memberikan kesan positif bagi audience yang hadir. Untuk mempersiapkan event agar berjalan sukses, berikut tips dari kami :

1. Kembangkan tema dan konsep acara dengan ide – ide yang original, atau kalaupun ide acara pernah ada sebelumnya, kembangkan dengan kemasan yang lebih baik.

2. Anda memerlukan waktu setidaknya dua minggu untuk beriklan, gunakan kata atau kalimat dengan singkat namun menarik karena penggunaan kata atau kalimat yang terlalu panjang akan sulit dimengerti. Pada media iklan, gunakan warna khas yang mencerminkan event Anda.

3. Hubungi media lokal seperti radio dan koran untuk melihat apakah mereka bersedia melakukan barter promosi, misalnya event Anda dipromosikan melalui radio atau koran secara gratis, sebagai kompensasinya nama radio atau koran tersebut Anda cantumkan di screen projector pada saat acara berlangsung. Hal ini dapat dikenal sebagai “sponsor media”. Merangkul media sangatlah penting karena sponsor sebuah event sangat menginginkan agar acara dipublikasikan secara luas di media massa.

4. Pastikan iklan dipasang di tempat – tempat strategis dengan tetap memperhitungkan ketentuan pemasangan iklan di public area agar tidak mendatangkan masalah di kemudian hari.

5. Pilihlah talent pengisi acara, venue, sound system, dan lighting secara tepat. Sesuaikan dengan karakteristik dan konsep acara agar event Anda dapat sinikmati audience. Jangan gunakan terlalu banyak talent, apalagi memiliki kemiripan karakter karena akan menjenuhkan.

6. Sound system memegang peran penting. Bagaimanapun bagusnya pengisi suara, apabila tidak diimbangi dengan sound system yang baik akan terdengar berantakan.

7. Usahakan acara tidak lebih dari tiga jam karena akan menjenuhkan.

8. Kepada talent pengisi acara, pastikan Anda telah menjelaskan kepada mereka tentang apa, kapan, dan bagaimana acara Anda. Buatlah kesepakatan dengan pengisi acara (bila perlu secara tertulis) tentang hak, kewajiban, dan tanggung jawab masing – masing pihak.

9. Pastikan Anda memiliki crew sendiri, akan sangat membantu karena orang – orang yang terlibat acara telah saling mengenal. Pastikan mereka bekerja secara efektif, jangan hanya menjadi “penggembira”.

10. Minimalisir kesalahan dengan memastikan bahwa semuanya telah sesuai dengan apa yang direncanakan. Buatlah check list dan schedule secara matang. *PWK

Rabu, 24 Juli 2013

Pernikahan adalah moment spesial. Dalam event ini, mempelai dan keluarga menghendaki agar setiap runtutan acara dapat diabadikan dengan baik. Karena moment ini tidak berulang, demi “keselamatan” saat eksekusi kami sajikan sedikit tips memotret wedding :

1. Survey lokasi
Hal ini menjadi penting karena dengan survey lokasi, Anda mengetahui bagaimana dan dari mana foto akan diambil. Tentu saja Anda harus memperhitungkan dengan cermat, dimana kira – kira moment dramatis akan terjadi.

2. Berdiskusi dengan pengantin dan keluarga
Ini diperlukan agar Anda mengetahui konsep seperti apa yang dikehendaki dan siapa saja yang harus diberikan kesempatan untuk berfoto. Dengan berdiskusi, Anda juga dapat menyelami kegelisahan pengantin, seperti khawatir tidak bisa ber-pose, kurang fotogenic dan lain sebagainya. Anda harus mampu mengatasi kegelisahan itu agar acara dapat dilalui pengantin dengan enjoy.

3. Persiapkan dengan teliti
Jangan sampai pekerjaan Anda terganggu karena tidak adanya antisipasi seperti baterai dan memory card. Membawa cadangan akan lebih aman daripada Anda harus kehilangan moment. Buatlah checklist agar peralatan tidak tertinggal sebelum dan setelah acara.

4. Bawalah fotografer cadangan
Anda perlu fokus di depan pelaminan untuk memotret pengantin dan tami di foto group. Untuk itu, fotografer cadangan diperlukan untuk foto candid.

5. Potretlah benda – benda pernikahan
Detail cincin, gaun, handbouquet, dan souvenir akan sangat menarik untuk dijadikan ornamen dalam desain album. Jangan abaikan benda – benda itu dari bidikan kamera Anda.

6. Berusahalah lebih kreatif
Jika biasanya foto diambil dari sudut pandang normal, berusahalah menggunakan dan mengkombinasikan berbagai teknik fotografi agar hasilnya lebih istimewa.

7. Cepat dalam memotret
Berusahalah bertindak cepat saat memotret agar tidak menciptakan antrian panjang tamu lain untuk bersalaman.

8. Jangan buang kesalahan
Kesalahan yang terjadi saat memotret mungkin menjadi barang berharga saat proses editing. Tetaplah simpan foto yang menurut Anda tidak cukup bagus sampai dengan proses editing selesai dan hasil foto telah di approve pengantin.

9. Cari background yang baik
Hiruk pikuk tamu mungkin akan mengganggu background Anda. Giringlah pengantin untuk berada pada posisi background yang rapi dan enak dipandang.

10. Gunakan continuous shooting mode
Hal ini perlu dilakukan agar dapat menangkap moment yang datang tiba – tiba dalam rentang waktu yang sangat cepat. Alasan lain adalah untuk memperbanyak stock Anda.

11. Bersahabat dan tetap tersenyum
Untuk menciptakan mood yang baik, tetaplah tersenyum. Layani pengantin dengan ramah dan bersahabat. Sekali – kali pada saat senggang, perlihatkan hasil jepretan Anda kepada pengantin agar mereka senang.
*berbagai sumber